Menumbuhkan Jiwa Bisnis pada Anak

•Mei 14, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dhiya terlihat cekatan melayani para pembeli yang sudah tidak sabar ingin mencicipi ketupat sayur yang kuahnya sangat menggoda selera. Situasi yang berbeda dapat kita lihat pada stand minuman. Adit sibuk menghitung uang kembalian dan dengan sabarnya seorang bapak menunggu uang kembaliannya. Sedangkan Felli, Ita dan Aulia menyerbu saya yang baru saja beristirahat dari keliling-keliling menjeprat-jepret seluruh kegiatan untuk bahan dokumentasi.

“Miss.. beli frame foto buatan kita dong…” dengan suara manjanya mereka membujuk saya untuk membeli barang produksi mereka. “Untuk guru diskon ya?”, Saya mulai menawar. (Biasalah…..namanya ibu-ibu paling senang nawar. kayanya gak  afdhol deh kalau belanja gak pake nawar  “Gak bisa Miss… ” Jawab mereka serempak. “Waah… koq ngga bisa? namanya juga  pasar, kan harus ada tawar-menawar….”, Kata saya lagi.  Setelah tidak berhasil membujuk mereka untuk kasih diskon ke saya, akhirnya saya mengalah juga dengan harga yang mereka tawarkan. Mereka kembali mempromosikan barang dagangannya ke semua orang, setelah urusan transaksi dengan saya selesai.

Pemandangan di atas hanya dapat kita saksikan pada  tanggal 2 Mei 2009  yang lalu.  Lapangan bola An-Nisaa’ dalam sekejap telah berubah menjadi pasar kaget.  Dengan hanya menggunakan terpal, justru  jadi menambah kesan , tempat ini pasar beneran. Namun menurut saya, pasar yang satu ini lebih spesial dari pasar-pasar lainnya.  Selain berjual-beli,  semua orang yang datang bisa bersenam ria dan ikutan games interaktif antara anak dengan orang tua. Barang yang dijual pun harganya sangat murah dan terjangkau, pokoknya murah meriah deh. Paling mahal hanya dipatok 5.000 rupiah saja. Saking murahnya,  berbondong-bondonglah orangtua murid y dan menyerbu..

"Ayo, beli... beli..." Teriak Rizki

"Ayo, beli... beli..." Teriak Rizki

Yang uniknya lagi adalah penjualnya.  Mengapa? ternyata para penjualnya bukan orang dewasa,  tapi anak-anak SD kelas 4.  Hari ini, anak-anak menjadi pedagang dan pelayan demi mendapatkan salary atau penghasilan. Eitts!! Jangan langsung melapor ke KPA  (Komnas Perlindungan Anak) dulu dong. Dengan mempekerjakan anak-anak, bukan berarti kita telah mengeksploitasi anak-anak di bawah umur loh. Ini pembelajaran buat mereka, karena masih berhubungan dengan materi Pasar pada pelajaran IPS.   Sebagai guru dan orang tua, kita hanya memfasilitasi anak untuk menjadi seorang entrepreneur sejak kecil. Dengan anak-anak bekerja dan berbisnis, mudah-mudahan anak-anak jadi tahu. Ternyata, susah loh mendapatkan uang. Mereka harus cape dan bekerja dengan giat dulu, baru dapat gajian. Nah….. dengan tahu susahnya cari uang, Kami berharap anak-anak jadi lebih menghargai uang dan tidak menjadi anak yang konsumtif. Itulah harapan kita-kita sebagai seorang guru

“Ssst…. ”  Menurut pengamatan saya. Ternyata, banyak juga loh orangtua murid yang memborong hasil karya yang dibuat anak-anak. Bicara tentang hasil karya anak. Selain menjual makanan dan minuman, ada stand khusus untuk menjual hasil karya anak. Kalau dilihat-lihat sih…  produk dari anak-anak An-Nisaa’ tidak kalah bagusnya dengan barang-barang yang dijual di Gramedia atau di Home Industry lainnya. Di stand hasil karya anak, kita dapat menemukan berbagai kreasi yang menarik dan tentunya ada nilai jualnya.   Anak-anak membuat celengan,  pensil yang dihias,  frame foto, tempat pensil,  dan ada juga kotak serba guna. Selain barang-barang yang sudah disebutkan tadi, ada kreasi clay yang dibuat jadi pin, magnet kulkas atau  hiasan bando/jepit. Bahkan ada juga yang punya ide  kreatif , menggambar tokoh-tokoh kartun untuk cover CD film. Wow.. its Wonderfull!!!! Thats good idea.

Lanjutkan membaca ‘Menumbuhkan Jiwa Bisnis pada Anak’

Membuat Karya Teknologi Sederhana Oleh Siswa SD Kelas 5

•Mei 6, 2009 • 15 Komentar

Berkaitan dengan materi IPA tentang “Pesawat Sederhana, Magnet dan Listrik”  Siswa-siswa kelas 5 SD An-Nisaa bersaing membuat karya teknologi sederhana. Mulai dari Alat pendeteksi gempa,  alat mengecat, elektromagnet,  lift, roket air, card slider , floating dock,  sampai alarm pesawat, dan masih banyak lagi.

Semua karya teknologi terapan sederhana itu dikompetisikan dan dipamerkan pada acara “Exhibition of  Simple Technology” tanggal 11 Maret 2009 yang lalu.  Kegiatan yang merupakan puncak tema kelas 5 ini dapat diselenggarakan , berkat kerjasama guru-guru level 5, class parent maupun para sponsor.

Memasuki Hall yang merupakan tempat Exhibition of  Simple Technology, ada rasa keingintahuan yang besar dalam diri saya untuk melihat kreativitas anak-anak SD An-Nisaa’ membuat karya berteknologi sederhana. Harapan saya… saya dapat melihat semua stand yang ada.

Lanjutkan membaca ‘Membuat Karya Teknologi Sederhana Oleh Siswa SD Kelas 5′

Anak-anak kelas 4 Membuat maket Swalayan

•April 26, 2009 • 2 Komentar

Kali ini, hasil karya anak SD An-Nisaa’ berhubungan dengan materi IPS, yaitu pasar. Proyek Art yang dikerjakan oleh anak-anak kelas 4 di penghujung semester 2 ini, membuat maket swalayan yang merupakan salah satu jenis pasar modern.

Sebelum anak-anak membuat maket, guru memberikan sketsa atau rancangan di kertas, sehingga saat membuat maket,  anak-anak bekerja sesuai dengan petunjuk yang ada. Contohnya, pada sebuah maket harus ada tempat parkiran, restoran, pintu masuk, tempat penitipan barang, rak-rak barang yang dijual seperti: buah, daging, perlengkapan bayi, baju, tas dan barang-barang elektronik dan sebagainya.

Untuk alat dan bahan membuat maket diantaranya :
1. Kardus bekas susu atau duplek
2. lem uhu
3. Plastisin atau clay (untuk membuat buah-buahan)
4. Tusuk gigi
5.kertas krep berwarna hijau (untuk membuat pohon-pohonan)
6. plastik bening untuk jendela

Lanjutkan membaca ‘Anak-anak kelas 4 Membuat maket Swalayan’

Berkreatifitas Lewat Gambar

•April 15, 2009 • 8 Komentar

Tugas Art Membuat Gambar Iklan

Sambil menikmati perjalanan,kamu dapat menyaksikan berbagai macam jenis iklan melalui papan iklan raksasa atau billboard di sepanjang jalan-jalan protokol. Adanya papan-papan iklan raksasa ini sudah menjadi pemandangan sehari-hari kita bukan? Tahu kah kamu.. mengapa banyak perusahaan mengiklankan produk-produknya?

Gambar iklan itu sifatnya mengajak. Dengan mengiklankan produk, tentunya masyarakat akan mengenal produk yang ditawarkan, nah kalau masyarakat merasa tertarik… mereka akhirnya membeli produk tersebut.

Kamu perlu mempelajari cara menggambar iklan yang menarik dan pesan yang disampaikan mudah dipahami oleh orang lain. Untuk itu kamu harus tahu syarat-syarat membuat iklan :
1. Dari segi bahasa, harus singkat jelas dan mudah dipahami.
2. Dari segi etika, kamu tidak boleh menyinggung produk lain.
3. Dari segi estetika atau keindahan kamu harus membuat gambar yang bagus, kreatif dan menarik.

Lanjutkan membaca ‘Berkreatifitas Lewat Gambar’

Puisi-puisi karya anak 4D

•April 7, 2009 • 51 Komentar

Gunung
Karya : Afra

Gunung membuatku terpesona dalam keindahanmu
Keindahanmu ….
tidak menandingi dengan keindahan yang lain
Tapi, saat itu gunung meletus membawa banyak korban
Orang tidak lagi punya tempat tinggal
hewan pun juga kehilangan habitatnya
Tetapi…..
keindahanmu itu pasti tidak akan mengecewakan orang
Dia hanya inngin melihatmu selamanya
Dan pastiku akan menjaga mu setiap saat

Lanjutkan membaca ‘Puisi-puisi karya anak 4D’

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.